Entri Populer

Kamis, 02 September 2010

Veteran, Hanya diberi lima pelor


 Hanya diberi lima pelor, jika hilang dua, komandan kompi bertanya

"dimana pelormu dua lagi" Kata seorang veteran bermarga Sinurat (84)
pada acara ramah tamah pemerintah kabupaten Samosir dengan anggota
veteran di rumah dinas Bupati, Senin 16/08.

Sinurat menceritakan bagaimana ia ikut jadi sukarelawan untuk merebut
kemerdekaan, ia mendaftar dari tanah karo tahun 1945. Tidak ditanya
tinggi badan, tidak ditanya ijasah, yang penting mau jadi sukarelawan
untuk membela tanah air, langsung diterima, katanya.

Ia mengatakan kalau perjuangan merebut kemerdekaan bukan hanya
perjuangan dari veteran. Tapi kemerdekaan adalah hasil perjuangan
masyarakat pada saat itu. Para pejuang di masa pertempuran juga sangat
tergantung pada masyarakat. Masyarakat menyediakan makanan untuk para
sukarelawan. Tidak jarang sukarelawan perang makan ubi, sebelum nasi
datang dari dapur umum.

Setelah merdeka Sinurat dikaryakan di Jakarta dalam tugas sebagai
kamtib pada tahun 1974. Harapan Sinurat sebagai seorang veteran
berharap agar kemedekaan diisi oleh masyarakat Samosir dengan
mengwujudkan Samosir menjadi Kabupaten Parawisata 2010.

Daya juang veteran patut ditiru, untuk kalangan muda perlu
dikedepankan, kata Bupati Mangindar Simbolon. Ia juga membanggakan
Sinurat seorang veteran dalam usia 84 tahun masih sangat tegar. tentu
tidak lepas dari daya juang yang tinggi dari pak Sinurat, kata
Mangindar. Ia menambahkan untuk membangun Kabupaten Samosir sebagai
kabupaten yang masih baru berdiri, juga harus dibangun dengan daya
juang yang tinggi dari pemerintah dan masyarakat.

Acara ramah tamah yang dilanjutkan dengan pengukuhan paskibraka
tersebut juga dihadiri Kapolres, Danramil dan para jajaran SKPD
Kabupaten Samosir.<<

Tidak ada komentar:

Posting Komentar