Entri Populer

Jumat, 27 Mei 2011

Staf Dinas PU Samosir dilapor ke Polisi

Dianggap sebagai tindakan penghinaan serta perbuatan tidak menyenangkan. Seorang staf di Kantor Dinas PU dilaporkan oleh seorang wartawan ke Mapolres Samosir. Kejadiannya di Kantor Dinas PU pada 27/05 saat para rekanan mendaftarkan perusahaanya untuk mengikuti tender di Kantor tersebut.

Sekitar pukul 10.00 dua orang wartawan memasuki ruangan pendaftaran. Seorang rekanan sedang mendaftar di meja panitia.  Salah satu dari wartawan menanyakan pada staf yang menerima pendaftaran siapa-siapa saja yang menjadi panitia dalam proses pendaftaran tersebut. Staf tidak menyebutkan nama-nama panitia melainkan ia mengatakan panitia sedang pergi pelatihan. Ia sendiri mengaku bukan panitia. Sehingga ia tidak memberi keterangan sekaitan dengan proses pelelangan tersebut. Karena mengaku bukan panitia tapi ia menerima rekanan yang mendaftar sehingga seorang wartawan mendokumentasikan staf tersebut sedang menerima pendataran.

Spontan staf menghentikan proses pendaftaran tanpa alasan. Kemudian ia marah pada wartawan "kenapa saya diphoto, apa hak kalian memotho saya, saya tidak mau diphoto. Beberapa detik kemudian sirekanan juga marah pada wartawan. Sambil berdiri ia mengatakan "terus sehebat apa kalian wartawan itu, besok saya bisa dapatkan 200 kartu pers". Kemudian ia berlalu dan keluar ruangan.

Sekitar dua menit  kemudian sirekanan datang lagi. Ia mendekati wartawan dan mengatakan dengan nada tegas "jangan foto-foto, jangan kau foto saya, saya tidak takut pada siapapun".

Merasa dihalangi dalam melaksanakan tugas wartawan meloporkan sirekanan dan staf PU tersebut ke Polres Samosir.

1 komentar:

  1. sering kali wartawan membuat laporan ke polisi, namun tidak pernah berlanjut. Contohnya kasus staf pertanian sampai saat ini tidak jelas. Songon na gait2 do. Thx

    BalasHapus